Study Tour

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Ini merupakan beberapa foto dari kegiatan study tour yang dilakukan ke Nusa Kambangan.

Kegiatan ini memang lebih banyak menyita waktu untuk bermain dari pada belajar, tapi itulah yang membuat liburan ini menyenangkan, tidak stress karena terlalu banyak berpikir, namun relax sejenak untuk menenangkan diri sebelum kembali ke kesibukan kampus, organisasi dan banyak hal lainnya.

My holiday in Nias Island

Image

 

Image

 

Image

 

Image

 

Foto-foto ini diambil ketika masa libur perkuliahan di bulan Januari 2012. Saya memanfaatkan waktu liburan tersebut semaksimal mungkin untuk bertemu dan melepas rasa rindu kepada orangtua, adik2 dan keluarga saya di Medan dan di Gunungsitoli.

 

Sekarang, melihat foto-foto ini, rasa rindu itu kembali muncul, ingin pulang dan berlibur disana meski hanya 1 atau 2 hari saja, ingin bertemu keluarga dan mengajari adik2 saya tentang hal-hal baru positif yang saya dapatkan diperantauan ini kepada mereka, sehingga suatu saat nanti mereka bisa menjadi orang yang berguna bagi bangsa ini, bukan menjadi sampah, menjadi kepala di masa depan nanti, bukan menjadi ekor!

L O V E

“Choose your love, love your choice”

 

Kata tersebut selalu saya renungkan dalam hidup saya, dimana ketika saya berada di persimpangan jalan, mau tidak mau saya harus memilih. Memilih A, B, C atau tidak memilih, itu semua merupakan pilihan saya dan semua resiko dari pilihan tersebut haruslah saya tanggung di masa yang akan datang. Ketika saya sudah salah memilih, maka untuk selanjutnya pun saya akan merasakan ketidaknyamanan atas pilihan saya tersebut.

Hidup ini dipenuhi akan banyak pilihan, mulai dari pendidikan, pekerjaan, keyakinan, maupun cinta. Semua lika-liku kehidupan kita tidak pernah lepas dari yang namanya menentukan pilihan.

Dalam tulisan ini, saya ingin sedikit berbagi mengenai sekelumit cerita tentang pilihan yang harus saya hadapi. Ini mungkin sedikit menggelikan, tetapi tidak ada salahnya jika kita belajar dari masa lalu yang pernah kita alami, sehingga di masa depan dapat melakukan hal yang terbaik di dalam, tidak hanya untuk diri kita sendiri, tetapi untuk orangtua, keluarga, sahabat, masyarakat, bangsa dan untuk orang yang kita cintai.

Cukup banyak orang yang mengatakan bahwa saya ini masih muda, seperti anak-anak karena terlihat lucu dan menyenangkan. Namun, banyak juga yang mengatakan saya ini ketuaan (hanya untuk bahan candaan)hahaha. Senyum, selow dan nyantai mungkin tidak lepas dari diri saya, dimana teman-teman banyak menilai pribadi saya seperti itu. Saya mungkin tipe orang paling sabar dan tenang yang pernah ada, jarang marah, bahkan tidak pernah🙂

Masalah cinta, mungkin berbeda jauh dari kepribadian saya. Inilah cerita ituu….

Ketika SMP, saya pernah pacaran selama 2 kali, saat itu saya berada di Buntok, Kalimantan Tengah. Saya memiliki pacar yang seiman dan menurut saya baik, tetapi ternyata tidak, sifat aslinya beda jauh dari apa yang saya pikirkan.hahahaa. Itulah ketika yang namanya cinta monyet saya alami dalam hidup.

Ketika SMA, saya tinggal di Padang Pariaman, dan selama disana saya sama sekali belum terpikir untuk mencari pacar karena suatu dan lain hal. Kelas 3 SMA, ternyata ada seorang wanita(cantik&seksi) yang mendekati saya, hanya dalam waktu sekitar seminggu, kami langsung jadian.hahaha. Meskipun tidak seiman, tapi bagi saya tidak terlalu menjadi masalah ketika sama-sama memiliki rasa antara satu dengan yang lain. Namun, hanya dalam beberapa bulan, kami sudah tidak berhubungan lagi (HTS). Masalahnya yaitu ketika dia yang beda keyakinan dengan saya, mengatakan bahwa orangtuanya tidak setuju, mereka setuju jika saya memiliki keyakinan yang sama dengannya, artinya saya harus mengubah haluan dasar iman saya. Tanpa pikir panjang, saya langsung menyelesaikan hubungan tersebut & melupakannya, karena bagiku, Tuhanku adalah nomor 1.

Di masa kuliah (di Bandung), saya ingin mencari seorang pasangan hidup (bukan pacar lagi) yang seiman. Puji Tuhan, ketika saya di semester 2, saya menemukan seorang wanita batak dan menjalin hubungan dengannya, meskipun jarak kami jauh, Bandung-Jogja. Ini merupakan hubungan paling aneh yang saya alami, dimana kami jadian hanya dalam hitungan hari.hahahaa

Memang kami 1 angkatan, tetapi ternyata pemikiran kami berbeda. Dimana ketika saya mencoba bersikap lebih dewasa, ternyata dia berbeda jauh dari yang saya harapkan, possesif, cemburuan dan terlalu kekanak-kanakan. “Ternyata umur tidak bisa menentukan bahwa seseorang itu bersikap dewasa”.hahahaa. Oleh karena itu, saya anggap hubungan itu hanyalah hubungan dalam mimpi belaka.

Dan sejak saat itu, saya lebih menginginkan seorang wanita yang lebih tua dan dewasa dari saya untuk menjadi pasangan hidup.hahaha(serius)

Mungkin terdengar aneh, tetapi setidaknya saya bisa memiliki pasangan hidup yang bisa mengerti saya, menerima saya apa adanya dan harus 1 ras pastinya.hahaha. Begitu juga saya, saya bukan tipe orang yang selektif, saya hanya ingin wanita seiman dan apa adanya(tidak munafik)!

Hidup hanya satu kali, lakukan yang terbaik dan pedulilah terhadap orang-orang yang kamu cintai dan yang mencintai kamu serta jangan sampai salah menentukan pilihan hidupmu untuk masa depanmu, andalkan Tuhan dan berdoalah🙂

 Jangan melihat seseorang benar-benar mencintaimu hanya dari perkataannya saja, tetapi lihatlah perbuatannya, kepeduliannya dan kasih sayangnya yang tulus padamu…

Image

Terlalu Sibuk? BERDOALAH!!!

Markus 1:35-39
Ayat Mas: Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang terpencil dan berdoa di sana. (Markus 1:35)
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Raja-Raja 12-13; 2 Tawarikh 24

 

Saat libur sekolah tiba, kakak saya memberi tugas kepada anaknya yang masih kelas 2 SD untuk membantunya menerima telepon. Saat telepon berdering dan kakak sibuk menjawab telepon lain, keponakan saya mengangkatnya dan berkata: “te to te tooott … telepon yang Anda tuju sedang sibuk, silakan coba beberapa saat lagi.”

Meski geli, tingkahnya membuat saya jadi merenungkan dan mensyukuri, Tuhan yang kita sembah bukanlah Tuhan yang terlalu sibuk mendengar doa. Justru padatnya jadwal sering membuat kita merasa tak ada waktu sekadar berkomunikasi dengan-Nya. Ayat pilihan hari ini mengingatkan kita, bahwa di tengah pelayanan yang padat (Markus 1:1-34), Yesus menggunakan kesempatan untuk berdoa sebelum memulai pekerjaaan-Nya (ayat 35). Mengapa Yesus harus berdoa? Melalui doa, Yesus menyatakan dua hal. Pertama, relasi-Nya dengan Allah sangat intim. Sepenat apa pun, kebersamaan dengan sang Bapa tidak hendak Dia lewatkan. Kedua, Yesus menyatakan relasi-Nya dengan Bapa adalah hal yang mendasari semua pelayanan-Nya di bumi. Sebagai manusia, Dia bergantung penuh pada Allah. Kehadiran dan kuasa Allah itulah yang Dia nyatakan ketika menyelesaikan berbagai masalah, memenuhi kebutuhan pelayanan, dan mengubah keadaan sekitar.

Bagaimana kehidupan doa kita? Apakah kesibukan dan padatnya jadwal kegiatan kerap menjadi alasan untuk tak berdoa sungguh-sungguh? Sebagaimana lampu memerlukan kabel sebagai sarana penghubung dengan sumber listrik agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya, demikian pula manusia memerlukan doa sebagai sarana penghubung dengan Sang Sumber hidup, sehingga kita bisa hidup selaras dengan kehendak-Nya. –DEW

KALAU KITA BEKERJA, KITA YANG BEKERJA; TETAPI KALAU KITA BERDOA, TUHANLAH YANG BEKERJA. -HUDSON TAYLOR

Image

Doa Adalah Nafas Kehidupan Manusia

Image

 

Ayat di atas merupakan salah satu kalimat motivasi bagi tiap-tiap orang yang sedang putus asa, berada di persimpangan jalan serta tidak tau arah dan tujuan. Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan, rencana Tuhan adalah rancangan yang indah menurut-Nya, bukan kita.

 

Tuhan mendengar tiap doa, usaha serta jerih payah yang kita lakukan dalam melakukan suatu pekerjaan untuk mendapatkan hasil yang positif. Di saat kita sudah merasa sudah tidak mampu, tidak kuat dan tidak sanggup lagi, tangan Tuhan tidak terlambat untuk menopang, mengangkat dan membantu anak-anak-Nya.

 

Jangan katakan Tuhan melupakan kita! Jangan katakan Tuhan membiarkan kita! Jangan katakan Tuhan mengacuhkan dan tidak menjawab doa kita!!!

Tahukah engkau :

Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Yesaya 59 : 1-2)

 

Untuk itu, marilah kita selalu berdoa, berpengharapan serta bersyukur kepada Tuhan atas apa yang telah kita terima kemarin, hari ini, esok dan selama-lamanya.

Pendidikan Untuk Semua

 

“Arah yang diberikan pendidikan untuk mengawali hidup seseorang akan menentukan masa depannya – Plato “

Pendidikan merupakan hak bagi setiap manusia, itulah yang ditulis dalam Konstitusi negara ini. Konstitusi sebagai dasar hukum tertinggi negara seharusnya menjamin hal tersebut agar dapat terealisasi dengan baik tanpa adanya tebang pilih. Namun, sudahkah kita sebagai warga negara telah merasakan nikmatnya pendidikan itu?

Setiap negara maju di dunia memiliki standar kualitas pendidikan yang sangat berbeda dengan negara-negara lainnya. Negara dengan kualitas pendidikan terbaik di dunia yaitu Finlandia, yang mengalahkan negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan lain sebagainya. Apa yang membuat negara kecil tersebut memiliki kualitas pendidikan terbaik di dunia saat ini?

Ternyata pemerintah Finlandia mengucurkan dana yang cukup besar di bidang pendidikan mereka. Selain itu, tenaga guru dan pengajar yang dipilih pun memiliki standar yang tinggi serta di seleksi terlebih dahulu. Oleh karena itu, menjadi seorang guru di Finlandia merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri. Cara mengajar yang aktif dan tidak kaku, membuat belajar tidak membosankan bagi siswa-siswi di negara tersebut.

Tidak wajibnya menggunakan seragam sekolah serta tidak diberlakukannya ujian nasional merupakan keunikan tersendiri bagi sistem pendidikan di Finlandia. Jumlah siswa yang tidak lebih dari 30 dalam satu kelasnya yang didampingi 3 orang pengajar langsung, membuat kondisi belajar-mengajar menjadi hal yang menyenangkan.

Melihat sistem pendidikan di Finlandia, sangatlah jauh apabila dibandingkan dengan di negara kita. Sarana dan prasana yang tidak memadai serta kurangnya sumber daya manusia mengakibatkan belajar dan bersekolah menjadi hal yang kurang diminati siswa-siswi di negeri ini. Oleh karena itu, pemerintah harus lebih peka melihat kondisi tersebut, hentikan praktik korupsi di birokrasi, khususnya bidang pendidikan. Sudah saatnya pendidikan kita harus diperhatikan dan diperbaiki agar negara ini bisa lebih maju serta keluar dari zona kemiskinan dan kebodohan. Peran serta kita pun akan sangat bermanfaat bila dimaksimalkan dengan baik demi kemajuan bangsa ini. Mulailah dari hal-hal yang kecil dan lakukanlah sekarang, jangan menunda-nunda!

Yang hebat didunia ini bukanlah tempat dimana kita berada

Melainkan arah yang kita tuju

(Oliver Wendell Holmes)

PARA PAHLAWANKU

Memperingati Hari Pahlawan yang selalu bangsa kita rayakan setiap tahunnya, memang suatu hal yang biasa di negeri ini. 10 November seolah-olah sama keramatnya seperti 17 Agustus maupun 28 Oktober yang selalu kita rayakan. Tetapi lain halnya dengan tujuan dan maksud dari peringatan hari kebanggaan Republik ini.

Para pejuang yang berperang mengorbankan seluruh kekuatan dari dirinya untuk mengusir para penjajah dan mempertahankan keutuhan Indonesia sebagai negara yang merdeka, ternyata kurang direspon dan di apresiasi dengan baik oleh bangsa kita sendiri. Setiap tetes keringat dan darah yang tercurah dari diri para pejuang kita, telah memberikan makna dan arti bagi setiap perjuangan bangsa ini dalam memperebutkan serta mempertahankan kemerdekaan. Satu impian yang para pejuang kita harapkan hanyalah: agar anak-cucunya dapat hidup tenang, sejahtera dan bersatu sebagai negara yang merdeka.

Para pejuang kita telah menitipkan bangsa ini terhadap generasi setelah mereka, agar bangsa ini tetap bertahan sebagai negara yang merdeka, bebas dari penjajahan bahkan menjadi negara yang besar dan makmur di mata dunia. Mereka memberikan kepercayaannya bagi kita untuk melanjutkan perjuangan keras mereka.

Setelah 66 tahun merdeka, bangsa ini terus maju dan berkembang menyaingi negara-negara besar di dunia, seperti Amerika Serikat, China, Jepang, Jerman dan lainnya. Meskipun di dalam proses dan perjalanan perkembangan bangsa ini terdapat gonjang-ganjing dan kesemrawutan di dalam pemerintahannya, tetapi sampai sekarang bangsa ini masih mampu bertahan dari permasalahan yang menimpa negara-negara di dunia.

Perkembangan yang terlihat dari bangsa ini, ternyata tidak dirasakan langsung buah manisnya oleh “para pejuang” kita yang telah rela berkorban mempertaruhkan nyawanya demi kemerdekaan bangsa kita hingga saat ini. Sangat banyak pejuang yang telah gugur di medan perang, tetapi tidak sedikit juga yang masih dapat bertahan selama perjuangan kemerdekaan bangsa ini. Meskipun masih ada yang dapat bertahan hidup hingga saat ini, terdapat pula yang hidup dengan cacat fisik akibat perjuangan yang telah mereka lakukan dalam sejarah bangsa ini.

Perjuangan yang telah mereka lakukan terhadap bangsa ini, ternyata tidak semuanya ditanggap positif. Mengapa? Karena mereka dibiarkan begitu saja oleh bangsa kita, tidak diurus dan diperhatikan, malah dibiarkan begitu saja bagaikan cerita angin lalu yang berhembus. Apakah ini balasan yang sepatutnya kita berikan bagi mereka? Dimana letak hati nurani generasi saat ini? Tidakkah Anda sadar bahwa perbuatan yang kita lakukan ini telah melukai hati terdalam dari para pejuang kita? Inikah balasan yang harus mereka terima, hanya sekedar mendapat selembar kertas penghargaan dari negara tanpa adanya tindakan/respect dari bangsa kita? Mereka pun hanya sekedar menyimpan kertas tersebut di dalam lemari hingga berdebu atau pun hanya sebagai hiasan tembok rumah sederhana mereka yang hampa. Begitu kejinya balasan yang harus mereka terima atas perbuatan mulia yang telah mereka lakukan demi kesenangan dan kebahagiaan anak-cucunya di masa yang akan datang.

Mereka sedih melihat perpecahan terhadap anak cucunya dan saling memusuhi satu sama lain hanya karena ideologi-ideologi dari setan yang mengajarkan kebencian dan permusuhan terhadap ketenteraman dan kesatuan umat manusia. Mereka menangis melihat keadaan bangsa saat ini yang bobrok integritasnya, KKN merajalela, banyaknya pulau-pulau yang lepas dari NKRI, serta dipecundanginya bangsa ini oleh negara lainnya yang menyebut bangsa kita sebagai bangsa babu! Dimana harga diri kita,hei generasi?

Hei manusia, sadarlah engkau, mereka tidak butuh tanda jasa apalagi selembar kertas yang tidak tahu untuk apa akan mereka gunakan. Mereka hanya butuh perhatian dari kita. Mereka hanya ingin diperhatikan, itu saja, tidak lebih!!!

Belumkah kita sadar betapa sakitnya hati mereka ketika mereka masih menanggung beban hidup yang berat ini tanpa adanya perhatian dari kita. Di masa tua mereka pun, mereka masih tetap semangat untuk bekerja sebagai tukang becak, jualan es, makanan tradisional, bahkan pengumpul rumput dan kayu untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Hanya ucapan syukur kepada sang Ilahi lah yang mereka ucapkan ketika bisa makan sekali dalam satu hari. Nasib seperti inikah yang harus selalu mereka tanggung setiap hari? Sungguh tak sebanding dengan perjuangan yang telah mereka perbuat dalam selama hidup mereka.

Senyum, tabah dan selalu bersyukur….. hanya itulah prinsip hidup yang mereka pertahankan selama ini melihat sikap dan balasan dari bangsa yang telah mereka bela dan perjuangkan. Sungguh mulia perbuatanmu Para Pahlawanku. Doa yang selalu engkau titipkan kepada Sang Ilahi untuk memberkati bangsa ini, sungguh tak ternilai harganya melebihi apapun.

INI SAATNYA BAGI GENERASI MUDA BERSATU UNTUK BERTINDAK SEBAGAI PENGGERAK KEMAJUAN BANGSA INI KE DEPANNYA. JANGAN ADA LAGI PERPECAHAN, SANGAT BANYAK TANTANGAN DI DEPAN MENANTI KITA SAHABAT, MARI KITA LANJUTKAN PERJUANGAN MEREKA, DENGAN MEMULAI DARI HAL YANG KECIL HINGGA YANG BERDAMPAK BESAR. KITA BISA! YAKINLAH IMPIAN KITA DI DEPAN AKAN TERCAPAI.

Hubungan Presiden dan Wakil Presiden

Konstitusi telah mengatur semua tentang tugas dan wewenang Presiden maupun Wakil Presiden serta tata cara mengenai pengangkatan dan pemecatannya. Perlu diingat bahwa Indonesia telah memiliki 6 Presiden, yaitu: Soekarno, Soeharto, Habibie, Abdurrahman Wahid (Gusdur), Megawati, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan 11 Wakil Presiden, yaitu mulai dari M. Hatta sampai Boediono.

Untuk menjadi Wakil Presiden, haruslah selangkah di belakang Presiden dan 1 ton suara di bawah Presiden. Dalam UUD 1945 sangat sederhana mengatur tentang Presiden dan Wakil Presiden, dimana Wakil Presiden hanya bertugas mendampingi Presiden selama kepemimpinannya. Di pemerintahan orde lama dan baru, Wakil Presiden tergantung dari Presidennya, sedangkan sekarang keduanya harus memiliki kemampuan untuk mendapatkan suara dari rakyat.

Di zamannya, Bung Karno 9 tahun memimpin tanpa Wakil Presiden, karena sejak dulu Presiden dan Wakil Presiden tidak kompak. Harus diketahui bahwa tidak ada Wakil Presiden yang menjabat lebih dari 1 kali kepemimpinan.

Jadi, mengapa Wakil Presiden tidak ada yang lebih dari 1 kali menjabat? Kemungkinan terbesar adalah hubungan Presiden dan Wakil Presiden tidak pernah ada yang kompak.

Tugas Wakil Presiden hanya membantu Presiden dalam tugasnya (berdasarkan UUD 1945) dan mewakili Presiden apabila sedang di luar negeri. Membantu Presiden, tetapi Wakil Presiden tidak memiliki kewenangan yang besar, kewenangan yang dimaksud adalah dalam hal kewenangan tanda tangan mengenai Surat Keputusan. Kita hanya mendengar Keputusan Presiden, Gubernur, dan sebagainya, tetapi tidak pernah mendengar Keputusan Wakil Presiden bukan…

Cuma ada 2 keputusan Wapres semasa saya menjabat Wakil Presiden, ucap Jusuf Kalla, yaitu: Nomor Keputusan X dan Keputusan yang salah kop surat.

Tugas Wakil Presiden seterusnya yaitu menggantu Presiden dalam keadaan terpaksa, seperti contoh Habibie yang menggantikan Soeharto dan Megawati yang menggantikan Gusdur. Jadi, bagaimana Wakil Presiden membantu Presiden dengan benar, karena membantu juga harus dengan kewenangan?

  1. Tergantung persetujuan awal dari Presiden dan Wakil Presiden (komitmen awal);
  2. Tergantung pada kemampuan masing-masing Presiden dan Wakil Presiden, tetapi harus dibarengi dengan formal;
  3. Membuat notulen, Wakil Presiden tidak boleh duduk manis karena melanggar Konstitusi, serta;
  4. Dibarengi dengan cara yang fair.

Selain itu, perlu adanya komunikasi politik. Komunikasi politik agar berjalan, dilakukan dengan menjelaskan tujuan, cara dan arah, serta jangan ada yang mengambil keuntungan atau kepentingan pribadi. Hubungan Presiden dan Wakil Presiden kuncinya ada di komunikasi politik dan komunikasi politik itu pun tergantung dari tingkat perhatian dari para pihak yang bersangkutan.

*rangkuman kuliah umum HTLN oleh Bapak Jusuf Kalla

Kontroversi Pemberian Grasi kepada Corby

Kasus mengenai Corby si ratu mariyuana memang sedang hangat-hangatnya diberitakan media saat ini. Bagaimana tidak, putusan yang telah bersifat in kracht van gewijde oleh Pengadilan Negeri Denpasar selama 20 tahun penjara, mendapatkan grasi selama 5 tahun dari Presiden, ditambah pengurangan remisi yang tiap tahun ia dapatkan.

Pada Oktober 2004, Corby ditangkap dengan tas berisi 4,2 kilogram ganja di Bandara Denpasar. Warga negara Australia tersebut sejak tahun 2006 sampai 2011 mendapat remisi, total remisi yang diperoleh sampar tanggal 15 Mei 2012 adalah 25 bulan.

Perlu diingat pula, tidak hanya Corby yang diberi Grasi, ada WN Jerman (diberi grasi 2 tahun dari 5 tahun hukuman penjara) dan WN Nepal (diberi grasi hukuman seumur hidup dari hukuman mati).

Seperti yang diketahui, bahwa grasi merupakan hak preogratif presiden namun dengan meminta pertimbangan dari MA ( berdasarkan Pasal 14 (1) UUD 1945 ). Oleh karena itu, sah-sah saja apabila Presiden menggunakan hak nya untuk memberikan grasi kepada terpidana. Beberapa alasan dikabulkannya grasi (J.F. Remelink hlm 587-588): alasan kemanusiaan, terjadi perubahan situasi masyarakat dan terjadi kesalahan hukum yang berat.

Ada isu yang mengatakan bahwa keluarga Corby meminta grasi berulang kali kepada Presiden, namun karena tidak ditanggapi dan dikabulkannya permohonan grasi tersebut, melalui pemerintah setempat di Australia melakukan tekanan-tekanan politik dan isu-isu yang akhirnya membuat presiden memberikan grasi kepada Corby.

Narkotika, korupsi, terorisme, trafficking dan money laundering merupakan kejahatan terbesar di dunia dan menjadi musuh semua negara. Indonesia yang telah meratifikasi Konvensi United Nations Convention Aganst Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances melalui UU No. 7 tahun 1997 tentang Pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika dan Psikotropika. Dalam konvensi tersebut, kejahatan perdagangan obat, narkotika dan bahan psikotropika diberi label sebagai kejahatan serius.

Jadi, apakah tepat keputusan Presiden yang memberikan grasi kepada kejahatan mengenai narkotika tersebut? atau Apakah saudara setuju apabila tahanan pengedar sabu ditukar dengan para nelayan kita yang ditangkap karena melakukan pelanggaran?

Mengapa remisi tidak diberikan kepada Antasari Azhar? Saya pribadi lebih setuju jika Presiden memberikan grasi kepada Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar yang notabene telah banyak mengungkap kasus korupsi di negeri ini dan menjebloskan para koruptor tersebut ke rumah pesakitannya. 

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.